

Gue makin gatel aja untuk ngeripiuw Garong Garo TV Special.
Sebenernya udah nonton dari beberapa bulan yang lalu tapi karena,
ternyatah olala mamamia, banyak yang cuma tau atawa nonton TV
series-nya doang, jadi ya ini sekalian buat ngiklanin juga kalo Garo TV
series lanjutannya adalah TV special. Sayang disayang, halaman terakhir
buku dongeng Garo yang digambar saya Otsuki Kaoru di TV series, tetep nggak terungkap di TV specialnya *gebukin Amamiya Keita*. Karena TV special secara garis besar cuma ngumbar si ganteng makai kishi putih memperjelas masa lalu Saejima Kouga, alur ceritanya nggak njelimet & gampil untuk dimengerti. Begini ceritanya.. *perlahan-lahan layar ngeblur ala gaya penceritaan anime*
Baca Dulu :Titit..titit.. *bunyi alarm* Biar nggak lupa ini-ntuh apa siapa, gue kasih hints-nya :D Yang nggak suka spoiler,
jangan baca. Dan yang mau baca, kudu yang udah nonton TV seriesnya :P
Screencaps, credits to Yuuki alias saya sendiri.xD Monggo…
Lagi-lagi Saejima Kouga (ya!! Si tokoh utama yang ganteng, pahlawan kita, Garo!) harus berurusan dengan horror (musuh, sebenernya wujud dari sisi buruk hati manusia *sotoy*) yang bercokol di dalam tubuh manusia. Kali ini horror tersebut
berwujud wanita cantik yang berniat memakan pria yang menggodanya. Di
tempat yang sama, ada seorang anak kecil misterius yang nampak
mengetahui bahwa wanita itu sebenarnya adalah horror. Setelah Kouga menghabisi horror tersebut dengan satu tebasan yang mematikan, barulah ia mengetahui bahwa anak kecil misterius itu bernama Yamagatana Rin, seorang mahou (penyihir) dari Kantai yang diutus oleh priest Amon (temen bokapnya Kouga).
Awalnya Kouga tidak percaya karena ia tahu benar kalau priest Amon
sudah meninggal. Tapi Rin berhasil meyakinkan Kouga dan
mempertemukannya dengan priest Amon dengan kekuatannya. Priest Amon kemudian memberikan amanah kepada Kouga untuk membawa pulang Jabi (seorang mahou, temen masa kecil Kouga, pembunuh priest Amon) yang kini terperangkap dalam tubuh monster Makai, Miki Mos,
yang hidup di hutan Makai. Namun Kouga tidak tahu, di lain tempat,
sesosok makhluk berkekuatan tinggi tiba-tiba bangkit dan mengincar
sesuatu…
Untuk
bisa masuk ke hutan Makai, terpaksa Kouga meminta bantuan Rin. Tapi
baru saja tiba di Kantai, Kouga sudah diserang oleh dua orang pria dan
disusul kemudian satu orang lagi yang berkekuatan seimbang dengan
Kouga. Pria beranting (yang jadi ngingetin sosok Gackt.xD) itu ternyata adalah kakak Rin sekaligus seorang makai kishi (pendekar dunia Makai yang bertugas membunuh Horror), Yamagatana Tsubasa.
Dari gerak-gerik Tsubasa, agaknya ia memiliki rasa dendam terhadap
Kouga. Sebelum perkelahian Tsubasa dan Kouga tambah sengit, priestess Garai melereai keduanya dan memberi tahu Tsubasa bahwa Kouga datang atas perintah priest Amon. Ketika Kouga mulai memasuki gerbang hutan Makai yang dibuka oleh Rin, Suzumura Rei (si ganteng yang asoy pula jadi pahlawan, Zero. Cihui! Saingannya Kouga) yang juga pergi ke Kantai bertemu dengan Tsubasa dan memutuskan untuk bekerjasama. Cukup dimaklumi mengingat kedua makai kishi ini sama-sama tidak menyukai Kouga.


Tsubasa
menjadi kalut karena adiknya berada di antara hidup dan mati. Jabi pun
berusaha mati-matian untuk menyembuhkan Rin. Kouga kemudian memberitahu
Tsubasa bahwa adiknya terluka karena ingin melindungi kakak
satu-satunya itu. Kouga geram karena Tsubasa selama ini bersikap sangat
dingin terhadap adiknya, orang yang justru merupakan keluarga
satu-satunya. Setelah Rin kembali sehat, Legules berhasil menculiknya dan mengambil phosphorus arrow. Makai kishi dan Jabi pun bersama-sama mengejar Legules melalui hutan Naraku yang memiliki gravitasi ke samping. Legules yang berkekuatan tinggi, hampir merobohkan makai kishi tapi phosphorus arrow berhasil direbut oleh Jabi. Ketika bulan tepat menutup matahari, Legules pun beserk dan kekuatannya bertambah. Dengan usaha dan tenaga yang tersisa, Kouga yang henshin menjadi Garo menghancurkan Legules dan gerbang iblis itu dengan phosphorus arrow.
Setelah aurora muncul di langit selama beberapa detik, keadaan kembali
normal. Saat itu, untuk pertama kalinya Tsubasa memberikan senyum
tulusnya kepada sang adik dan terakhir kalinya bagi Kouga untuk melihat
sosok kedua orangtuanya…
Ocehan Si Kolor:
Menurut gue, di TV special, Garo masih konsisten mempertahankan
kualitas cerita & efek-efeknya yang canggih ntuh. Belon lagi isinya
juga memperjelas masa lalu abang Kouga dan kita bisa ngeliat tampang si
cho-kakkoi yang satu itu sempet sedih pas preistess Garai nyeletuk: "Orang yang memandu Kouga-dono ke Kantai malah orang yang namanya sama dengan nama almarhumah ibunda Kouga-dono (Rin) ya.." (dan gue juga langsung kejer dengernya..xD). Mata gue pun makin dimanjakan dengan kehadiran si Tsubasa. Ehuehehehe *peluk Kouga, Rei & Tsubasa dengan tampang tante senang*
| Leave a Comment: |

|
Currently Listening to |
|
Daisuki
na Kimi ni - Oda
Kazumasa |
|
FujiwaraYuuki's Playlist |









